Ringkasan Sejarah Perkembangan Manajemen Operasi
Manajemen Operasi adalah bidang manajemen yang berfokus pada perancangan, pengawasan, dan pengendalian proses yang mengubah input (sumber daya seperti bahan baku, tenaga kerja, peralatan) menjadi output (barang atau jasa).
Heizer dan
Render (2008) mengungkapkan bahwa manajemen operasi atau operations management
yang kemudian disingkat menjadi OM merupakan sebuah disiplin ilmu. Semua
perusahaan produktif di dunia menerapkan OM, baik bisnisnya bergerak di bidang
restoran, hotel, rumah sakit, dan masih banyak lainnya. Produksi yang
dihasilkan, baik berupa barang maupun jasa membutuhkan penerapan efektif dari
alat, konsep, berikut teknik manajemen operasionalnya.
Sebelum Revolusi Industri,
pekerjaan dilakukan terutama di rumah atau ladang dengan menggunakan tenaga
kerja paksa atau keluarga, namun kemudian berubah saat pekerja dapat memilih
tempat kerja mereka sendiri. Perubahan ini membawa banyak perubahan dalam cara
menggunakan sumber daya dan tenaga kerja untuk produksi.
Berikut gagasan
perkembangan menurut salah satu ahli yang dikutip dari
|
Perkiraan Waktu |
Kontribusi/Konsep |
Penggagas |
|
1776 |
Pembagian Kerja |
Adam Smith |
|
1790 |
Suku cadang yang dapat dipertukarkan |
Eli Whitney |
|
1911 |
Prinsip Manajemen Ilmiah |
Frederick W. Taylor |
|
1911 |
Studi gerak, penggunaan psikologi industri |
Frank dan Lillian Gilbreth |
|
1912 |
Bagan penjadwalan kegiatan |
Henry Gantt |
|
1913 |
Memindahkan jalur perakitan |
Henry Ford |
|
1915 |
Model matematika untuk pemesanan persediaan |
F. W. Harris |
|
1930 |
Studi Hawthorne tentang motivasi pekerja |
Elton Mayo |
|
1935 |
Prosedur statistik untuk pengambilan sampel dan pengendalian mutu |
H.F. Dodge, H.G. Romig, W. Shewhart, L.H.C. Tippet |
|
1940 |
Aplikasi riset operasi dalam peperangan |
Kelompok Riset Operasi |
|
1947 |
Pemrograman linier |
George Dantzig |
|
1951 |
Komputer digital komersial |
Sperry Univac, IBM |
|
1950-an |
Otomasi |
Banyak Sekali |
|
1960-an |
Perkembangan alat kuantitatif secara ekstensif |
Banyak Sekali |
|
1960-an |
Dinamika industri |
Jay Forrester |
|
1975 |
Penekanan pada strategi manufaktur |
W. Skinner |
|
1980-an |
Penekanan pada fleksibilitas, kompetisi berbasis waktu, produksi ramping |
T. Ohno, S. Shingo, Toyota |
|
1980-an |
Penekanan pada kualitas |
W. Edwards Deming, J. Juran, K. Ishikawa |
|
1990-an |
Internet, manajemen rantai pasok |
Banyak Sekali |
|
2000-an |
Penyedia layanan aplikasi dan outsourcing |
Banyak Sekali |
|
|
Media sosial, YouTube, dan lain-lain |
Banyak Sekali |
Secara ringkas, Manajemen Operasi
berevolusi dari sekadar mengelola cara kerja pabrik menjadi disiplin ilmu yang
terintegrasi, menggunakan teknologi canggih untuk merancang, mengendalikan, dan
meningkatkan seluruh sistem penciptaan nilai (barang dan jasa) dalam lingkungan
bisnis yang serba cepat dan global.
Kesimpulan:
Berdasarkan data di atas, dapat
disimpulkan bahwa Manajemen Operasi (MO) adalah disiplin ilmu manajerial
esensial yang fokus pada perancangan, pengawasan, dan pengendalian proses
transformasi input (sumber daya) menjadi output (barang atau
jasa) secara efektif dan efisien. Perannya bersifat universal dan diterapkan di
semua jenis perusahaan, dari manufaktur hingga jasa (restoran, rumah sakit,
dll.). Evolusi
MO adalah perjalanan panjang dari fokus pada efisiensi biaya menuju
kompleksitas global dan teknologi. Perkembangannya dimulai dari konsep dasar
seperti Pembagian Kerja (Adam Smith) dan suku cadang yang dapat dipertukarkan
(Eli Whitney), kemudian diperkuat oleh Manajemen Ilmiah (F.W. Taylor) dan
produksi massal (Henry Ford). Seiring waktu, MO terus berkembang dengan
memasukkan faktor manusia (Elton Mayo), teknik kuantitatif (George Dantzig),
penekanan pada kualitas (Deming dan Juran), fleksibilitas, dan produksi ramping
(Toyota). Pada era modern, MO telah bertransformasi total melalui adopsi
teknologi canggih seperti komputer digital, Internet, dan media sosial,
menjadikannya bidang yang terintegrasi dan vital untuk mencapai keunggulan
kompetitif dalam lingkungan bisnis yang serba cepat dan global.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Operations Management is a field of management that focuses on the design, supervision, and control of processes that transform inputs (resources such as raw materials, labor, and equipment) into outputs (goods or services).
Heizer and Render (2008) state that operations management, or OM, is a scientific discipline. All productive companies worldwide implement OM, whether they operate in restaurants, hotels, hospitals, or many other industries. The resulting production of goods and services requires the effective application of operational management tools, concepts, and techniques. (Gustiawan, 2025)
Before the Industrial Revolution, work was primarily performed in homes or fields using forced or family labor. This changed when workers were able to choose their own workplace. This shift brought about significant changes in how resources and labor were used for production. (Kurdi, et al., 2023)
The following is a developmental concept according to one expert, quoted from (Saputra, et al., 2023), namely the development of operations management according to Stevenson (2021), which can be seen in the following table.
|
Estimated Time |
Contribution/Concept |
Initiator |
|
1776 |
Division of work |
Adam Smith |
|
1790 |
Interchangeable spare parts |
Eli Whitney |
|
1911 |
Principles of Scientific Management |
Frederick W. Taylor |
|
1911 |
Motion studies, the use of industrial psychology |
Frank dan Lillian Gilbreth |
|
1912 |
Activity scheduling chart |
Henry Gantt |
|
1913 |
Moving the assembly line |
Henry Ford |
|
1915 |
Mathematical model for inventory ordering |
F. W. Harris |
|
1930 |
Hawthorne studies on worker motivation |
Elton Mayo |
|
1935 |
Statistical procedures for sampling and quality control |
H.F. Dodge, H.G. Romig, W. Shewhart, L.H.C. Tippet |
|
1940 |
Applications of operations research in warfare |
Operations Research Group |
|
1947 |
Linear programming |
George Dantzig |
|
1951 |
Commercial digital computer |
Sperry Univac, IBM |
|
1950s |
Automation |
Many |
|
1960s |
Extensive development of quantitative tools |
Many |
|
1960s |
Industrial dynamics |
Jay Forrester |
|
1975 |
Emphasis on manufacturing strategy |
W. Skinner |
|
1980s |
Emphasis on flexibility, time-based competition, lean production |
T. Ohno, S. Shingo, Toyota |
|
1980s |
Emphasis on quality |
W. Edwards Deming, J. Juran, K. Ishikawa |
|
1990s |
Internet, supply chain management |
Many |
|
2000s |
Application service provider and outsourcing |
Many |
|
|
Social media, YouTube, etc. |
Many |
In summary, Operations Management has evolved from simply managing factory operations to an integrated discipline, utilizing advanced technology to design, control, and improve entire value-creating systems (goods and services) in a fast-paced and global business environment.
Conclusion:
Based on the data above, it can be concluded that Operations Management (OM) is an essential managerial discipline focused on designing, monitoring, and controlling the process of transforming inputs (resources) into outputs (goods or services) effectively and efficiently. Its role is universal and applied in all types of companies, from manufacturing to services (restaurants, hospitals, etc.). The evolution of OM is a long journey from a focus on cost efficiency to global and technological complexity. Its development began with basic concepts such as the Division of Labor (Adam Smith) and interchangeable parts (Eli Whitney), then strengthened by Scientific Management (F.W. Taylor) and mass production (Henry Ford). Over time, OM has continued to evolve to include human factors (Elton Mayo), quantitative techniques (George Dantzig), an emphasis on quality (Deming and Juran), flexibility, and lean production (Toyota). In the modern era, MO has been totally transformed through the adoption of advanced technologies such as digital computers, the Internet, and social media, making it an integrated and vital field for achieving competitive advantage in a fast-paced and global business environment.
Referensi:
Gustiawan, D. D. (2025). MANAJEMEN OPERASIONAL
STRATEGI DAN PRAKTIK Orkestra dalam Kesunyian. Jakarta Barat: PT.
Indonesia Delapan Kreasi Nusa.
Kurdi, M., Putra, D.
E., Wardhana, A., Saputra, E. K., Sudirman, A., Larasati, N., . . . Kustina,
K. T. (2023). DASAR MANAJEMEN DALAM ORGANISASI. Cijerah: CV. MEDIA
SAINS INDONESIA.
Saputra, D., Berry, Y., Hamali, S., Gaspersz, V., Khasanah, M., Syamil, A., . . . Tri Panudju, A. A. (2023). MANAJEMEN OPERASI (Inovasi, Peluang, dan Tantangan Ekonomi Kreatif di Indonesia). Kota Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Instagram: https://www.instagram.com/digitechuniversity.official
Alamat Kampus: Kampus 1, Jl. Cibogo No.Indah 3, Mekarjaya, Kec. Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40000
Komentar
Posting Komentar