Ringkasan Sejarah Perkembangan Manajemen Operasi

    Manajemen Operasi adalah bidang manajemen yang berfokus pada perancangan, pengawasan, dan pengendalian proses yang mengubah input (sumber daya seperti bahan baku, tenaga kerja, peralatan) menjadi output (barang atau jasa).

    Heizer dan Render (2008) mengungkapkan bahwa manajemen operasi atau operations management yang kemudian disingkat menjadi OM merupakan sebuah disiplin ilmu. Semua perusahaan produktif di dunia menerapkan OM, baik bisnisnya bergerak di bidang restoran, hotel, rumah sakit, dan masih banyak lainnya. Produksi yang dihasilkan, baik berupa barang maupun jasa membutuhkan penerapan efektif dari alat, konsep, berikut teknik manajemen operasionalnya. (Gustiawan, 2025)

    Sebelum Revolusi Industri, pekerjaan dilakukan terutama di rumah atau ladang dengan menggunakan tenaga kerja paksa atau keluarga, namun kemudian berubah saat pekerja dapat memilih tempat kerja mereka sendiri. Perubahan ini membawa banyak perubahan dalam cara menggunakan sumber daya dan tenaga kerja untuk produksi. (Kurdi, et al., 2023)

    Berikut gagasan perkembangan menurut salah satu ahli yang dikutip dari (Saputra, et al., 2023) yaitu Perkembangan manajemen operasi menurut Stevenson (2021) yang dapat dilihat pada tabel berikut.

Perkiraan Waktu

Kontribusi/Konsep

Penggagas

1776

Pembagian Kerja

Adam Smith

1790

Suku cadang yang dapat dipertukarkan

Eli Whitney

1911

Prinsip Manajemen Ilmiah

Frederick W. Taylor

1911

Studi gerak, penggunaan psikologi industri

Frank dan Lillian Gilbreth

1912

Bagan penjadwalan kegiatan

Henry Gantt

1913

Memindahkan jalur perakitan

Henry Ford

1915

Model matematika untuk pemesanan persediaan

F. W. Harris

1930

Studi Hawthorne tentang motivasi pekerja

Elton Mayo

1935

Prosedur statistik untuk pengambilan sampel dan pengendalian mutu

H.F. Dodge, H.G. Romig, W. Shewhart, L.H.C. Tippet

1940

Aplikasi riset operasi dalam peperangan

Kelompok Riset Operasi

1947

Pemrograman linier

George Dantzig

1951

Komputer digital komersial

Sperry Univac, IBM

1950-an

Otomasi

Banyak Sekali

1960-an

Perkembangan alat kuantitatif secara ekstensif

Banyak Sekali

1960-an

Dinamika industri

Jay Forrester

1975

Penekanan pada strategi manufaktur

W. Skinner

1980-an

Penekanan pada fleksibilitas, kompetisi berbasis waktu, produksi ramping

T. Ohno, S. Shingo, Toyota

1980-an

Penekanan pada kualitas

W. Edwards Deming, J. Juran, K. Ishikawa

1990-an

Internet, manajemen rantai pasok

Banyak  Sekali

2000-an

Penyedia layanan aplikasi dan outsourcing

Banyak Sekali

 

Media sosial, YouTube, dan lain-lain

Banyak Sekali

    Secara ringkas, Manajemen Operasi berevolusi dari sekadar mengelola cara kerja pabrik menjadi disiplin ilmu yang terintegrasi, menggunakan teknologi canggih untuk merancang, mengendalikan, dan meningkatkan seluruh sistem penciptaan nilai (barang dan jasa) dalam lingkungan bisnis yang serba cepat dan global.

Kesimpulan:

    Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa Manajemen Operasi (MO) adalah disiplin ilmu manajerial esensial yang fokus pada perancangan, pengawasan, dan pengendalian proses transformasi input (sumber daya) menjadi output (barang atau jasa) secara efektif dan efisien. Perannya bersifat universal dan diterapkan di semua jenis perusahaan, dari manufaktur hingga jasa (restoran, rumah sakit, dll.). Evolusi MO adalah perjalanan panjang dari fokus pada efisiensi biaya menuju kompleksitas global dan teknologi. Perkembangannya dimulai dari konsep dasar seperti Pembagian Kerja (Adam Smith) dan suku cadang yang dapat dipertukarkan (Eli Whitney), kemudian diperkuat oleh Manajemen Ilmiah (F.W. Taylor) dan produksi massal (Henry Ford). Seiring waktu, MO terus berkembang dengan memasukkan faktor manusia (Elton Mayo), teknik kuantitatif (George Dantzig), penekanan pada kualitas (Deming dan Juran), fleksibilitas, dan produksi ramping (Toyota). Pada era modern, MO telah bertransformasi total melalui adopsi teknologi canggih seperti komputer digital, Internet, dan media sosial, menjadikannya bidang yang terintegrasi dan vital untuk mencapai keunggulan kompetitif dalam lingkungan bisnis yang serba cepat dan global.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Operations Management is a field of management that focuses on the design, supervision, and control of processes that transform inputs (resources such as raw materials, labor, and equipment) into outputs (goods or services).

    Heizer and Render (2008) state that operations management, or OM, is a scientific discipline. All productive companies worldwide implement OM, whether they operate in restaurants, hotels, hospitals, or many other industries. The resulting production of goods and services requires the effective application of operational management tools, concepts, and techniques. (Gustiawan, 2025)

    Before the Industrial Revolution, work was primarily performed in homes or fields using forced or family labor. This changed when workers were able to choose their own workplace. This shift brought about significant changes in how resources and labor were used for production. (Kurdi, et al., 2023)

    The following is a developmental concept according to one expert, quoted from (Saputra, et al., 2023), namely the development of operations management according to Stevenson (2021), which can be seen in the following table.

Estimated Time

Contribution/Concept

Initiator

1776

Division of work

Adam Smith

1790

Interchangeable spare parts

Eli Whitney

1911

Principles of Scientific Management

Frederick W. Taylor

1911

Motion studies, the use of industrial psychology

Frank dan Lillian Gilbreth

1912

Activity scheduling chart

Henry Gantt

1913

Moving the assembly line

Henry Ford

1915

Mathematical model for inventory ordering

F. W. Harris

1930

Hawthorne studies on worker motivation

Elton Mayo

1935

Statistical procedures for sampling and quality control

H.F. Dodge, H.G. Romig, W. Shewhart, L.H.C. Tippet

1940

Applications of operations research in warfare

Operations Research Group

1947

Linear programming

George Dantzig

1951

Commercial digital computer

Sperry Univac, IBM

1950s

Automation

Many

1960s

Extensive development of quantitative tools

Many

1960s

Industrial dynamics

Jay Forrester

1975

Emphasis on manufacturing strategy

W. Skinner

1980s

Emphasis on flexibility, time-based competition, lean production

T. Ohno, S. Shingo, Toyota

1980s

Emphasis on quality

W. Edwards Deming, J. Juran, K. Ishikawa

1990s

Internet, supply chain management

Many

2000s

Application service provider and outsourcing

Many

 

Social media, YouTube, etc.

Many


    In summary, Operations Management has evolved from simply managing factory operations to an integrated discipline, utilizing advanced technology to design, control, and improve entire value-creating systems (goods and services) in a fast-paced and global business environment.

Conclusion:

    Based on the data above, it can be concluded that Operations Management (OM) is an essential managerial discipline focused on designing, monitoring, and controlling the process of transforming inputs (resources) into outputs (goods or services) effectively and efficiently. Its role is universal and applied in all types of companies, from manufacturing to services (restaurants, hospitals, etc.). The evolution of OM is a long journey from a focus on cost efficiency to global and technological complexity. Its development began with basic concepts such as the Division of Labor (Adam Smith) and interchangeable parts (Eli Whitney), then strengthened by Scientific Management (F.W. Taylor) and mass production (Henry Ford). Over time, OM has continued to evolve to include human factors (Elton Mayo), quantitative techniques (George Dantzig), an emphasis on quality (Deming and Juran), flexibility, and lean production (Toyota). In the modern era, MO has been totally transformed through the adoption of advanced technologies such as digital computers, the Internet, and social media, making it an integrated and vital field for achieving competitive advantage in a fast-paced and global business environment.


Referensi:

Gustiawan, D. D. (2025). MANAJEMEN OPERASIONAL STRATEGI DAN PRAKTIK Orkestra dalam Kesunyian. Jakarta Barat: PT. Indonesia Delapan Kreasi Nusa.

Kurdi, M., Putra, D. E., Wardhana, A., Saputra, E. K., Sudirman, A., Larasati, N., . . . Kustina, K. T. (2023). DASAR MANAJEMEN DALAM ORGANISASI. Cijerah: CV. MEDIA SAINS INDONESIA.

Saputra, D., Berry, Y., Hamali, S., Gaspersz, V., Khasanah, M., Syamil, A., . . . Tri Panudju, A. A. (2023). MANAJEMEN OPERASI (Inovasi, Peluang, dan Tantangan Ekonomi Kreatif di Indonesia). Kota Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

 


Website: https://digitechuniversity.ac.id/

Instagram: https://www.instagram.com/digitechuniversity.official

Alamat Kampus: Kampus 1, Jl. Cibogo No.Indah 3, Mekarjaya, Kec. Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40000

Ditulis oleh Moch Ahdan Nur'ain Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Teknologi Digital



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDISTRIBUSIAN PENGETAHUAN DALAM ORGANISASI

Konsep Dasar dari Responsibility, Accontability dan Liability

Sistem DSS (Decision support system)